Al-Falah Pacul | Situs Web Resmi

SEJARAH PONDOK PESANTREN “ AL FALAH “

Oleh: Alm. Gus Sirodjudin

 

PEMBUKAAN

Dilatar belakangi rasa hidmah dan tanggung jawab serta istiqomah seorang Kiai yang telah mengabdikan diri pada masyarakat/anak didik selama kurang lebih 20 tahun, pada tahun 1980an Beliau KH. Masyhudi Hasan berusaha mengelola pendidikan non klasikal dengan santri putra putri dari desa Pacul. Dan seiring bejalannya waktu maka datanglah tiga orang santri dari luar daerah/desa yang akhirnya diikuti oleh beberapa santri yang lain dari luar daerah.

Selanjutnya berpijak pada firman Allah SWT surat Al Mujadalah ayat 11 yang berbunyi;

ياايها الذين امنوا اذا قيل لكم تفسحوا فى المجالس فافسحوا يفسح الله لكم واذا قيل انشزوا فانشزوا يرفع الله الذين امنوا منكم والذين اوتوا العلم درجات والله بما تعملون خبير

“Wahai orang- orang yang beriman ,apabila dikatakan kepamu “Berlapang- lapanglah kamu dalam majlis”, maka lapangkanlah ,niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan “Berdirilah kamu , maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang- orang yang beriman diantara kamu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah maha mengetahui apa yang kamu kerjakan”.

Beliau dengan tekad yang bulat, dengan hati ikhlas dan penuh perjuangan dalam mensyiarkan Islam berkenan menerima dan mengemban amanat yang berat namun mulia ini. Disamping juga penuh dengan muatan amal ukhrowi dan izzul Islam walmuslimin.

 

DEKLARASI PONDOK PESANTREN AL FALAH

Seiring berputarnya waktu, maka muncullah gagasan dari beberapa kalangan agar lembaga yang hanya ala kadar [Biqodri imkan] ini diberikan sebuah nama/Almamater, agar nantinya dengan nama tersebut lembaga pesantren ini tidak hanya diakui dan dimiliki oleh masyarakat/umat Islam, tetapi lebih dari itu agar pesantren ini punya andil dan bermanfaat dalam membekali dan mendewasakan generasi islam yang akan bertanggung jawab atas hidup atau matinya agama didunia ini nanti.

Maka untuk menindak lanjuti gagasan tersebut, pada tahun 1979 –1980 belai KH. Masyhudi bersamaan dengan diadakanya pengajian umum oleh santri putri (ibu- ibu), resmilah dibuka sebuah lembaga pondok pesantren dengan ditandai guntingan pita oleh Ibu Camat Kota Bojonegoro waktu itu. Dengan nama yang penuh makna dan harapan yaitu :

المعهد الإسلامى السلفى الفلاح

“ AL MA’HAD AL ISLAMI AL SALAFI AL FALAH “

 

HISTORI NAMA AL FALAH

Secara harfiah Alfalah mempunyai arti ‘beruntung’. sebagaimana Firman Allah dalam surat Al Mukminun yang artinya ‘Berutunglah bagi orang- orang mukmin yang selalu mengerjakan sholat dengan khusyu’

  • Juga dalam surat al a’la ayat 14 yang artinya “Beruntunglah orang- orang yang merbersihkan diri [mau beriman ]. Dan selalu ingat nama tuhannya dan mau mengerjakan”.

  • Rosulullah mengajarkan kepada sahabat Bilal untuk berseru sebagai panggilan sholat dengan kata ‘Hayya’alal falah [Marilah munuju keberuntungan].

Dengan berpijak dan berharap pada yang tersirat dan tersurat dari uraian diatas dipilihlah nama ALFALAH, dengan harapan semoga mereka yang selalu dan pernah berhidmah di ALFALAH selalu mendapatkan keberuntungan didunia dan akhirat Amiin…..

 

DIREKTORI DAN PRIODESASI PONDOK PESANTREN AL FALAH

  1. Nama Pendiri : Masyhudi Hasan

  2. Nama Pengasuh : Masyhudi Hasan

  3. Tahun Berdiri : 1980

  4. Jumlah Santri Sekarang : 244 Santri

Selanjutnya sebagai personel dalam pelaksanaan managemen pengelolaan dan pengembangan Pesantren beliau perlu untuk membentuk kepengurusan demi untuk memudahkan pengelolaan pendidikan dan sarana- prasarana demi menunjang kesejahteraan santri dan kesaksesan belajar. Maka dibentuklah kepengurusan semi formal pada periode periode awal [ 1979-1980 ]. Hingga akhirnya sampai sekarang terbentuklah pengurus ponpes dengan struktural yang sempurna. Adapun Ruasa’ dari periode ke periode dapat dilihat pada tabel berikut: 

No

Nama

Periode

Alamat asal

1

Ust. Rofi’i

1979 – 1981

Talok, Kalitidu , Bjn, Jatim

2

Ust. Hambali Affandi

1981 – 1982

Bulu, Balen, Bjn Jatim

3

Ust. Sunardi Taslim

1982 – 1984

Geritan, Grobokan Jateng

4

Ust. A. ‘Azizurrahman

1984 – 1984

Sandingrowo Soko Tuban

5

Ust. Muhajir Ibnu Muntaqo

1984 – 1988

Bulu, Balen ,Bojonegoro

6

Ust. Drs. Abd Haris

1988 – 1990

Ngasem,, Ngasem ,Bjn

7

Ust .Drs. Ali Saerozi

1990 – 1992

Centini, Lamongan Jatim

8

Ust Drs. Fathul Mubin

1992 – 1994

Madiun Jatim

9

Ust. Abd Manan Karim S.Pd

1994 – 1996

Senori Tuban Jatim

10

Ust. Abdul Halim S.HI

1996 – 2000

Bulu, Balen, Bjn ,Jatim

11

Ust. A. Toyyib S.PdI

2000 – 2003

Doplang, Blora, Jateng

12

Ust. Masduqi, S.Pd

2003 – 2007

Klumpit, Tuban Bjn

13

Ust. Khoirul Anwar S.Pd

2007 – 2009

Jegreg, Modo, Lamongan

14

Ust. M. Syaihul Anwari, S.Pd.I

2009 – 2011

Tapelan, Ngraho, Bojonegoro

15

Ust. M. Syaihul Anwari, S.Pd.I

2011 – 2012

Tapelan, Ngraho, Bojonegoro

16

Ust. Dwi Zatmoko

2012 – 2014

Gondel, Kedungtuban, Blora

17

Ust. M. Daim

2014 – 2016

Bondol, Ngambon, Bojonegoro

18

Ust. Khabib Masrikul Anwar

2016 – 2018

Sengon, Ngambon, Bojonegoro

19

Ust. M. Ali Rohman

2019 – 2021

Jipo, Kepohbaru, Bojonegoro

20

Ust. M. Khotibul Umam

2021 – 2023

Sandingrowo, Soko, Tuban

21

Ust. Ahmad Sholeh

2023 – 2025

Bondol, Ngambon, Bojonegoro

 

SISTEM DAN LEMBAGA PENDIDIKAN DI PONPES AL FALAH

Pondok Pesantren adalah lembaga pendidikan islam yang sekaligus merupakan lembaga soisal kemasyarakatan .Untuk melakasanakan fungsinya , ponpes memiliki kurikulum pengajaran tersendiri yang berbeda dengan lembaga –lembaga pendidikan lainya. Akan tetapi secara mendasar ponpes Al Falah pada awal pertumbuhanya sampai sekarang sistim pendidikanya dapatlah dikatagorikan pada lingkup tiga metode; yakni Non Klasikal, Formal, [klasikal] ,Intregasi yaitu cara lama dipadukan dengan cara baru.

  • Pendidikan non formal

Pendidikan non klasikal yaitu menggunakan metode pengajaran weton dan sorogan. Weton berasal dari kata wektu [ jawa] yang berarti waktu. Dinamakan wetonan karena pengajian tersebut diberikan pada waktu –waktu tertentu. Adapun istilah sorogan berasal dari kata sorog [jawa] yang berarti menyodorkan . Metode sorogan adalah santri menghadap kiai seorang demi seorang untuk dikaji. Dalam dunia modern ini dapat disamakan dengan istilah Tutorsip atau mentorsip. Metode ini diakui paling intensip karena dilakukan seorang demi seorang dan ada kesempatan untuk tanya jawab secara langsung.

  • Pendidikan

Sistim pendidikan ini dilaksanakan dalam bentuk Madrasah Diniyah, atau kelas – kelas dari tingkat ula sampai wustho, akan tetapi secara umum biasanya istilah ini dipakai untuk pendidikan formal dengan materi ilmu pengetahuan umum sekaligus menyesuaikan kurikulum baik dari Depdiknas maupun Depag.

  • Lembaga Pendidikan
    1. TPQ “ Annahdliyah “ Al Hasan “ & “ Nurul Ummah “ 2 Tahun

    2. Madrasah Diniyyah Awaliyah 3 Tahun

    3. Madrasah Diniyyah Wustho 4 Tahun

    4. Majelis Ta’lim Kitab Ihya’ dan Hikam

Dengan demikian metode dan sistim pendidikan di Al Falah seiring dengan perkembangan Al Falah selalu ada perbaikan , yaitu dengan kegiatan – kegiatan tertentu seperti kursus – kursus, kajian – kajian,dsb. Dengan tanpa ada keinginan mencampakkan metode- metode yang lama, maka inilah yang kami maksud dengan istilah ; Integrasi cara lama dengan cara baru, dengan motto:

المحافظة للقديم الصالح والأخذ بالجديد الأصلاح

“Selalu melestarikan norma-norma lama yang baik disamping juga tak ragu menggunakan norma- norma baru yang lebih baik”.

PERKEMBANGAN SARANA PRASARANA PONPES AL FALAH

Berawal dari sebuah bangunan surau kecil, Alhamdulillah dengan ridho Allah SWT Ponpes Al Falah yang didirikan dan diasuh oleh Hadratussyeh Mashudi Hasan dapat berkembang sampai saat ini. Dengan seiringnya perkembangan zaman, perkembangan pesantren Al Falah juga bertambah mulai dari tahun ketahun dengan jasa beliau. Perkembangan tersebut dapat dapat di lihat dari tabel berikut :

No

Daftar

Jumlah

Kondisi

1

Musholla Putra 2 tingkat

1

Bagus

2

Mushola Putri

1

Bagus

3

Asrama Putra

4 Kamar

Sedang

4

Asrama Putri

15 Kamar

Bagus

5

Majelis Ta’lim

10

Bagus

6

Sekretariat Putra & putri

2

Bagus

7

Aula

2

Bagus

8

Ruang tamu

1

Sedang

9

Kamar Mandi

14 Kamar

10 Bagus 4 Rusak sedang

10

WC

12 Kamar

8 Rusak Ringan 4 Rusak Berat

11

Pendopo

1

Bagus

12

Tempat Wudlu

3

Bagus

 

Demikian gambaran profil pondok pesantren Al Falah Pacul Kota Bojonegoro, mustahil bagi kami Segenap keluarga besar Pondok Pesantren Al Falah bisa mencapai prestasi dalam penguatan kualitas dan kuantitas pesantren tanpa pertolongan dari Allah SWt, dan dukungan dari semua pihak untuk mennsyiarkan Agama Islam di tengah – tengah masyarakat, semoga dukungan dan bantuan yang telah di berikan kepada kami mendapat tempat yang paling mulia di sisi Allah SWT.